Berapa Lama Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Menguasai Skill Baru?



Sebagian Anda pasti tahu TED. Bagi yang belum tahu, TED (Technology, Entertainment, Design) adalah media asal Amerika yang mengunggah presentasi atau seminar yang berkualitas, dan mampu menginspirasi banyak orang.

Nah, ada sebuah episode TED Talks yang cukup menarik perhatian saya. Seminar ini dibawakan oleh Josh Kaufman, seorang business coach dan seorang penulis buku bestseller yang berjudul The First 20 Hours: How To Learn Anything..Fast.

Sebenarnya, buku yang ia tuliskan sudah ditulis dari 2013, hanya saja saya yang baru mengetahuinya sekarang. Lebih baik terlambat review, daripada tidak tahu sama sekali.  Kurang lebih, apa yang disampaikan pada video tersebut mengacu pada buku yang sudah ia tulis.

Josh Kaufman membawa pembahasan pada taraf yang mudah untuk dipahami dan sederhana untuk diaplikasikan. Menguasai banyak hal, jelas akan membawa banyak kemudahan dalam hidup kita. Misal, saat ingin main piano, kita bisa memainkannya. Saat ingin membuat dessert box yang enak, kita bisa membuatnya. Saat ingin memperbaiki kelistrikan mobil yang korslet, kita bisa memperbaikinya. Easy life, isn’t it?

Tentu saja tingkat penguasaan yang dimaksud sang penulis adalah hanya sampai pada tahap “OK” saja. Tidak perlu hingga level ahli/expert. Karena jelas kita tidak mungkin punya cukup banyak waktu untuk menguasai banyak hal hingga ke level ahli. Malcolm Gladwell, dalam bukunya Outliers pun menyatakan jika seseorang ingin menguasai suatu bidang hingga dapat dikatakan ahli, maka ia butuh waktu 10.000 jam belajar dan praktek.

Memang benar, karena kita tidak mungkin bisa ahli dalam waktu SINGKAT. Masalahnya, apakah kita butuh untuk memainkan piano hingga seperti pianis kelas dunia? Atau apakah kita perlu untuk menguasai otomotif hingga menjadi seorang mekanik? Kalau semua orang punya mindset seperti itu, maka habislah profesi di dunia, karena semua orang bisa melakukan hal yang sama (which is nggak mungkin).

Nah, yang ditawarkan oleh Josh yaitu bagaimana menguasai sebuah skill baru yang sangat awam bagi kita, hingga pada tahap “bisa”. Waktu yang dibutuhkan untuk seseorang bisa melakukan hal baru menurut Josh, yaitu 20 jam. Inilah yang dinamakan dengan rapid skill acquisition. Berikut tahapannya,

Jabarkan skill yang akan dikuasai

Karena target kita yaitu menguasai hal baru secara cepat, maka kita sendiri yang perlu memecah-mecah skill tersebut hingga menjadi beberapa subskill. Lalu dari subskill tersebut, mana yang mau kita kuasai terlebih dahulu. Pastikan jika subskill yang akan kita kuasai itu bisa kita pelajari dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya. Bagaimana caranya?

1.       Luangkan waktu untuk riset secara sederhana terhadap skill yang akan dipelajari
2.       Apa hal paling fundamental/dasar agar kita bisa menguasai skill tersebut
3.       Kenali motivasi kita, untuk apa kita menguasai skill ini
4.       Adakah tujuan lain yang ingin kita capai dengan menguasai skill ini

Contoh, kita akan belajar piano dari NOL. Maka, yang perlu kita lakukan adalah menjabarkan mulai dari belajar tangga nada, belajar chord progressive, belajar fingering atau penjarian, hingga belajar lagu sederhana. Apa kemampuan paling dasar yang harus dikuasai? Tangga nada. Kita harus tahu tangga nada dengan detail, serta perpindahannya.

Lalu, apa motivasi kita belajar? Ini juga menolong kita agar bisa bertahan untuk fokus. Misal, motivasi kita belajar piano yaitu untuk membuat gebetan kita terpesona. Maka, dengan berpijak pada target itu, kita akan lebih kuat bertahan untuk belajar.

Lalu tentukan tingkat kemahiran yang ingin kita capai. Mau sejago apa kita? Apakah dengan mengiringi lagu saja sudah cukup? Atau apakah dengan bermain jazz itu sudah cukup?


Praktekan sambil mengkoreksi diri sendiri

Berlatihlah dengan intensif. Atur rentang waktu dimana Anda bisa fokus dan mencurahkan perhatian Anda sepenuhnya pada subjek yang sedang dipelajari. Buat timer yang akan berbunyi setiap 1 jam misalnya. Tapi, pastikan selama 1 jam itu Anda benar-benar fokus tanpa kompromi.

20 jam yang dimaksud tentu saja bukan secara kontinu ya, karena tidak mungkin juga kita belajar selama 20 jam penuh. Tapi yang dimaksud yaitu secara akumulatif, minimal 20 jam harus Anda kerjakan untuk menguasai suatu hal.

Sambil praktek, kritisilah diri Anda sendiri. Misal, belajar piano tadi. Sambil mempraktekan bermain piano, nilailah diri Anda, apakah sudah bisa bermain dengan perpindahan chord yang smooth. Jadi, jujur mengkritisi diri itu penting agar kita tidak membuang waktu dengan membutuhkan penilaian orang.


Buang semua penghalang belajar

Perasaan yang paling membuat kita MALAS untuk belajar hal yang baru adalah perasaan BODOH atau FRUSTASI yang muncul ketika kita menemukan bagian yang SULIT kita lewati saat belajar. Inilah tantangan yang sesungguhnya. Secara alami memang manusia BENCI untuk menjadi seorang pemula kembali, apalagi jika dirinya adalah seorang ahli di bidang yang lain.

Ini adalah penghalang yang paling besar, dan jika berhasil kita lewati, maka dipastikan kita akan berhasil juga menyelesaikan apa yang sudah kita mulai.

Banyak lagi distraksi-distraksi lain seperti smartphone kita, sosial media, menonton Netflix, pastikan semua itu telah kita singkirkan demi menciptakan iklim fokus yang lebih baik.

Rapid skill acquisition menekankan pada praktek berulang yang pada akhirnya bisa membuat kita BISA untuk melakukan hal yang sebelumnya sama sekali tidak pernah kita lakukan. Oleh karena itu, metode ini sangat membantu mereka yang tidak memiliki waktu luang banyak, namun selalu ingin mempelajari sesuatu yang baru. Silahkan dipraktekan, dan semoga kita menjadi semakin produktif. Good luck!

Belum ada Komentar untuk "Berapa Lama Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Menguasai Skill Baru?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel