Mau Hemat? Makanya Pilih Oli Mobil Yang Tepat, Berikut Panduannya


Ditengah mobilitas manusia yang semakin tinggi, apalagi jika Anda termasuk orang yang mengandalkan mobil untuk mendukung segala aktivitas Anda, maka kualitas perawatan mobil bukanlah sesuatu yang bisa Anda tawar.

Tentunya Anda tidak mau meresikokan produktivitas Anda, dan mengeluarkan biaya tambahan di kemudian hari yang jauh lebih besar dari biaya perawatan yang seharusnya Anda keluarkan.

Perawatan mobil yang paling esensi adalah tentang oli. Sejak sebelum ditemukannya mesin, manusia  sudah tahu, bahwa semua yang bergerak dan saling bergesekan perlu dilapisi pelumas untuk menghindari kerusakan.

Oli menjadi semakin penting peranannya di zaman sekarang, dimana mesin penggerak kendaraan kita sudah semakin kompleks.

Kesalahan dalam memilih jenis oli yang tepat untuk mobil Anda bisa berakibat fatal pada komponen-komponen mesin maupun komponen penggerak lainnya.

Juga sebaliknya, dengan memilih oli mobil yang tepat, Anda bisa hemat pengeluaran, lho. Bahkan, sebagai contoh, oli mesin yang tepat bisa memperpanjang lifetime dari mesin Anda

Sudah sembarangan memilih oli mobil, periode penggantiannya pun juga tidak sesuai jadwal. Lengkaplah penderitaan mobil Anda yang harus menanggung mobilitas tinggi, tapi perawatan tidak sebanding. Berikut panduan praktis untuk memilih oli mobil yang tepat


1.       Ketahui jenis-jenis oli mobil
Poin ini dulu yang penting untuk kita ketahui. Oli mobil itu ada banyak, bukan cuma oli mesin saja. Semua yang bergerak dan saling bergesekan pasti ada oli disana yang melumasi.

Oli Mesin, oli yang bersirkulasi di daerah blok mesin untuk melumasi komponen-komponen mesin. Frekuensi penggantian oli mesin biasanya pada interval 5000-10000 km

Oli Transmisi, oli yang melumasi sistem transmisi mobil yang meliputi gear-gear transmisi. Penggantian sebaiknya pada interval 30000 hingga 40000 km

Oli Power Steering, oli yang selain berfungsi sebagai pelumas, juga menjadi penerus tenaga hidrolik dari steering pump ke steering rack. Penggantian pada kilometer 40 ribu-50 ribu. Namun jika oli sudah kotor terlebih dahulu sebelum mencapai interval penggantian, sebaiknya diganti saja.

Oli Differential/Gardan, oli yang melumasi bagian differential (penerus tenaga dari putaran mesin ke roda). Interval penggantian sebaiknya dilakukan per 50- 80 ribu kilometer. 

Oli Rem, oli ini tidak berfungsi sebagai pelumas, namun sebagai penyalur tenaga agar pengereman lebih optimal. Jenisnya DOT3, DOT4, atau DOT5. Penggantiannya bisa dilakukan 2 hingga 3 tahun sekali sambil memperhatikan tingkat kejernihan oli rem.


2.       Baca Manual Book Mobil Anda
Repot ya? Pakai mobil tinggal pakai aja perlu baca buku manual segala. Toh nanti juga bisa tanya mekanik bengkel, type mobil ini biasanya pakai oli yang mana.
Nah jangan sampai punya mindset seperti ini ya. Apa salahnya kalau Anda juga punya pengetahuan untuk kendaraan kita sendiri? Jauh lebih baik, kan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan validasi kalau mekanik bengkel memberikan saran kepada Anda.
Informasi paling valid tentang mobil Anda, itu ya dari manual book yang sudah disediakan oleh pabrikannya. Bukan hasil dari perkiraan rekan Anda, atau mekanik yang membantu Anda di bengkel. Jadi sebaiknya ikuti saja apapun standar yang sudah ditetapkan oleh pabrik. Jangan ditawar.



Source: https://www.honda.co.uk/cars/owners/manuals-and-guides/honda-jazz-owners-manuals.html

Misal saya beri contoh untuk manual book Honda Jazz diatas. Oli mesin yang disarankan untuk Honda Jazz ini yaitu 0W-30, atau 5W-30. Untuk oli transmisi, Honda menyarankan HCF-2. Namun, ekuivalen dengan oli yang memiliki kekentalan 0W-20 atau 5W-20.


3.       Jangan pikirkan harga, oli yang mahal belum tentu tepat untuk mobil Anda
Tidak ada hubungan antara harga oli dengan cocok/tidaknya dengan mobil Anda.

Masyarakat kita seringkali mudah mengasosiasikan dengan paradigma : ada rupa ada harga. Padahal semakin mahal, belum tentu semakin bagus kualitasnya. Karena definisi oli yang bagus, adalah oli yang tepat spesifikasinya dengan mobil Anda.

Percuma jika harga olinya mahal, tapi ternyata salah spesifikasi dengan mobil kita


4.       Ketahui jenis oli yang dijual
Oli yang dijual di pasaran terdapat 3 jenis. Yaitu oli natural, semi synthetic, dan full synthetic oil. Oli Natural yaitu oli yang murni dibuat dari minyak bumi. Jenis semi synthetic memiliki tambahan zat additive untuk meningkatkan performa tertentu. Sedangkan full synthetic, dibuat murni dengan rekayasa kimia di laboratorium. Oli synthetic dibuat untuk menyesuaikan dengan performance yang dibutuhkan mesin-mesin mobil keluaran terbaru

Apapun jenisnya, pastikan oli yang Anda pilih harus memiliki sertifikasi API, ACEA, ILSAC, atau JASO

Setelah tahu caranya, nah, sekarang tinggal pilih merknya. Kita orang Indonesia harus punya pride dong dengan produk sendiri. Kualitas produk kita juga diakui dunia, lho. Lamborghini contohnya, yang sudah approved terhadap Pertamina Fastron.


Illustration source : www.freepik.com-rawpixel, macrovector, vectorpocket

Lagipula, jika dari segi harga masih lebih ekonomis dibanding pelumas produk luar, apa lagi alasan kita untuk tidak memakai Pertamina Fastron? Perbandingan kualitas? Berbicara perbandingan kualitas, satu-satunya referensi valid yang bisa kita pegang hanyalah uji laboratorium perbandingan lubricating test.

Sementara, informasi kita hanya dari testimoni rekan-rekan atau mekanik, yang secara ilmiah belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

Jadi, jangan termakan mindset bahwa produk dalam negeri yang murah pasti kalah kualitas dengan produk luar yang mahal. Bisa jadi selama ini uang kita terbuang akibat memiliki mindset seperti itu. Padahal masih banyak kebutuhan hidup lainnya yang seharusnya bisa kita cover dengan budget maintenance mobil kita

Yap, Pertamina Fastron memiliki Teknologi Nano Guard, yang berukuran lebih kecil dari molekul sehingga berfungsi untuk membersihkan lebih aktif dan mendukung performance mesin dengan sempurna. Varian oli Pertamina Fastron sangat lengkap, tersedia untuk pelumas mobil sport, mobil balap, mobil diesel, dan bahkan mobil LCGC.

Teknologi Fastron telah diakui oleh Eropa dan Amerika Serikat. Penghargaan Top Brand juga diraih oleh Fastron tahun lalu pada kategori 4 Wheel Engine Lubricants. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi kepada Pertamina Fastron.

Lalu, oli Fastron jenis apa yang cocok dengan mobil Anda?

Di tahun 2020, dimana banyak mimpi dan target yang harus Anda kejar, Pertamina Fastron sangat mengerti kebutuhan Anda. Jadi, Anda tidak perlu lagi memikirkan hal-hal seperti ini, biarkan drlube.pertaminalubricants.com yang menjawabnya untuk Anda.  Tinggal masukkan saja jenis mobil, dan oli yang tepat untuk mobil Anda akan segera muncul di layar smartphone dalam hitungan detik.

Pakai oli Fastron mulai sekarang, karena Fastron mengerti kebutuhan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel