Cara Memilih Mobil BMW Bekas Namun Berkualitas


Industri Otomotif asal Eropa memang sudah diakui sejak lama sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Semua aspek setiap kendaraan ciptaan Bavarian MotorWorks atau yang biasa kita kenal BMW, bisa disebut sangat maju dan dibuat dengan sangat teliti. Tak heran, pabrikan otomotif asal Jerman yang memproduksi motor dan mobil bagi kalangan ekonomi menengah atas ini menjadi dambaan setiap orang. Orang yang punya uang lebih maksudnya.

Saking timelessnya design, kualitas, dan teknologi mobil BMW, bekasnya yang sudah berusia belasan tahun pun masih dicintai kalangan pecinta otomotif dan masih sangat nyaman digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. Mobil BMW bekas seolah-olah semakin tua, semakin menunjukkan kelaki-lakian seseorang yang mengendarainya. Kok bisa laki-laki banget? Karena laki-laki sejati tidak pernah membuang yang rusak. Mereka memperbaikinya dan merawat.

Sebenarnya saya pun sedang mengincar E46 318i yang masih mulus dan oke perawatannya, tapi cukup sulit. Sulit keluar uangnya hehe. Kebetulan saya sudah riset selama 2 bulan terakhir loh tentang cara memilih mobil BMW bekas dengan kualitas tinggi. Dan sharing dengan para pemain BMW tua yang terus manas-manasin untuk beli. Sekalian hasil sharingnya mau saya bagikan kepada teman-teman yang mungkin sekarang juga sedang riset sebelum beli mobil BMW bekas. Kalau mau diikuti monggo, kalau tidak juga tidak apa-apa, yang jelas silahkan juga konsultasi dengan pakar-pakar mobil BMW bekas ya. Kalau perlu dengan mekaniknya supaya lebih akurat. Berikut yang saya rangkum selama riset dan discuss dengan orang-orang yang ahli terkait mobil BMW bekas :


1.       Mesin
Ini yang paling penting menurut saya. Anda boleh pertimbangkan eksterior, interior, kaki-kaki atau yang lain, tapi yang paling utama dari sebuah mobil BMW bekas adalah mesinnya. Bukan Cuma mobil BMW bekas aja sih, tapi mobil bekas manapun lebih baik prioritaskan cek mesin. Selain karena komponen vital, the beauty of bi em yaa menurut saya sih mesinnya. Karena itu perlu diperhatikan dengan teliti. Ketika mesin mati, cek secara visual pertemuan kap mesin  pada packing cylinder headnya, apakah ada bekas tetesan atau rembesan. Perhatikan juga bagian bawah mesin dan bagian power steering rack nya apakah ada rembesan atau tidak. Jangan sampai ada rembesan, karena itu merupakan indikasi kebocoran oli mesinnya. Perhatikan juga kerapian dan kebersihannya, karena jika area mesin tidak terawat, bisa dipastikan juga kalau mesin jarang diservis. Kemudian coba nyalakan mesin posisi AC mati, dan perhatikan suara mesin. Suara mesin yang baik itu statis, ritmenya stabil. Untuk suara mesin mobil BMW memang agak sedikit kasar jika dibanding mobil lain.


BACA JUGA : Cara Mengganti Lampu Kabut (Foglamp) Daihatsu Ayla


2.       Periksa kaki-kaki
Untuk mobil BMW bekas, selain mesin, bagian yang penting untuk diperiksa dengan teliti adalah kaki-kaki mobil. Kalau perlu minta dongkrak untuk lihat bagian bawah di area ball joint dan area tie rod, apakah ada karat atau bagian yang keropos. Karena mobil tua rentan dengan kaki-kaki yang keropos jika perawatannya kurang baik. Untuk BMW E46, kaki-kakinya menggunakan fabrikasi bahan aluminium terutama pada bagian bushing. Oleh karena itu jadi rentan aus. Goyang-goyangkan ban mobil untuk memastikan apakah ada bagian yang oblak atau tidak. Kemudian pastikan juga pada shock tidak ada rembesan-rembesan oli

3.       Bodi dan Karet-karet
Cek dengan teliti seluruh bagian bodi apakah ada bagian yang mulai keropos akibat karat, biasanya pada lipatan-lipatan, sudut-sudut mobil dan kolong mobil. Untuk part dengan material karet juga wajib dicek karena karet juga punya lifetime tertentu yang jika sudah lewat dari masa pakainya maka akan getas alias mudah rontok, misalnya bagian karet pada kaca depan di sekitar dudukan wiper. Bagian karet disitu lebih mudah getas karena terkena perubahan cuaca secara langsung. Apalagi jika mobil sering diparkir diluar ruangan tertutup

4.       Interior
Dari luar kita cek kedalam kabin mobil bekas yang akan dibeli. Cek bagian plafon mobil, karena penyakit mobil tua biasanya plafon turun, sehingga perlu diretrim, dan tidak original lagi.

5.       Check up menggunakan scanner
Mobil BMW juga memiliki teknologi yang cukup canggih sehingga banyak sekali komponen-komponen elektrikal yang menunjukkan kesehatan mesin secara lengkap. Oleh karena itu, lebih sah jika mobil bekas BMW yang akan kita beli dibawa ke bengkel yang memiliki scanner mobil BMW untuk di diagnosa lebih lengkap dan pasti.

Kurang lebih seperti itu yang bisa saya bagikan. Bisa anda terapkan jika suatu saat memiliki rencana untuk membeli mobil BMW bekas. Jika ada yang lebih tahu tentang mobil BMW bisa sharing di kolom komentar yaa

Belum ada Komentar untuk "Cara Memilih Mobil BMW Bekas Namun Berkualitas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel